STUDI QUR'AN HADITS

NUZULUL QUR'AN DAN ASBABUN NUZUL

Nuzulul Qur'an

   Nuzulul Qur'an adalah penyampaian informasi (wahyu) kepada Nabi Muhammad SAW. dari alam ghaib ke alam nyata melalui perantara malaikat Jibril AS. 

Ada beberapa tahap proses turunnya Al-Qur'anAl-Qur'an,  yaitu :

   Tahap pertama, pada tahap ini Al-Qur’an oleh Allah SWT. diturunkan ke lauhul mahfudh. Ketika Al-Qur’an di lauhul mahfudh ini tidak ada yang tahu bagaimana wujudnya. Hal itu dikarenakan lauhul mahfudh adalah alam yang tidak terjangkau oleh manusia. Selain itu juga tidak ada dalil tentang kepastiannya. 

   Tahap kedua, pada tahap ini Al-Qur’an diturunkan dari lauhul mahfudh ke baitul izzah. Ada 2 pendapat yang berbeda tentang turunnya Al-Qur'an, yaitu: (1) Diturunkan secara sekaligus pada malam Lailatul Qadar ke Baitul Izzah di langit dunia. (2) Diturunkan ke langit dunia ke bumi secara berangsur-angsur selama 23 tahun. 

   Tahap ketiga, pada tahap ini Al-Qur’an diturunkan langsung kepada Nabi Muhammad SAW. Melalui perantara malaikat Jibril. Turunnya Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad ini terjadi selama 23 tahun.  

Asbabun Nuzul

   Asbabun nuzul adalah sebab-sebab turunnya suatu ayat Al-Qur’an baik menjelaskan status hukum asalnya dalam berupa pernyataan maupun peristiwa. 

Setiap ayat Al-Qur’an memiliki latar belakang sebab diturunkannya ayat tersebut dari Allah SWT. untuk Rasulullah SAW. dan untuk disampaikan kepada umatnya. 

Beberapa bentuk asbabun nuzul,yaitu : mengandung kisah-kisah Nabi, peristiwa atau kejadian tertentu, yang berawal dari sebuah pertanyaan sahabat Nabi atau seseorang yang hidup di zaman Rasulullah SAW. Sehingga dengan adanya asbabun nuzul tersebut bisa menjawab apa yang hendak dicari dengan diturunkannya ayat Al-Qur’an.

Beberapa fungsi dari asbabun nuzul, yaitu :

1. Memudahkan dalam memahami ayat Al-Qur’an.

2. Mengambil hikmah atau pelajaran dibalik kejadian atau peristiwa turunnya suatu ayat Al-Qur'an

3. Mengetahui hikmah tentang pensyariatan terhadap hukum dalam ayat Al-Qur'an. 

4. Meningkatkan keimanan dan menghilangkan rasa ragu terhadap suatu ayat Al-Qur’an sebab sudah jelas hukumnya yang ditetapkan Allah SWT. 

5. Menentukan hukum dengan sebab dan mengkhususkan hukum yang bersifat umum. 

6. Memudahkan penafsiran ayat Al-Qur’an.





Komentar