Filsafat Umum
Mahasiswa yang mengambil program studi pendidikan dan ilmu keguruan tentunya memiliki peluang untuk menjadi seorang pengajar dituntut untuk memeberikan ilmu dan pengalaman kepada muridnya. Filsafat merupakan sumber pengetahuan yang penting bagi pendidik untuk meningkatkan dan mengembangkan potensinya.
Dari awal hingga pertemuan ketujuh, materi yang dapat saya ambil. Antara lain:
Pengertian tentang filsafat), sejarah tentang filsafat, dan bagaimana cara berpikir tentang filsafat.
Mengetahui kemampuan untuk membedakan antara pengetahuan dan sains. Tentang kedudukan filsafat dan ilmu, dimana filsafat adalah induk ilmu dan yang menghasilkan ilmu (the mother of science). Kemudian ruang lingkup kajian filsafat, tentang hakikat keberadaan suatu benda. Juga aspek perdebatan filsafat tentang manusia, alam, agama, pendidikan, bahasa dan masyarakat.
Mengenal filsafat kuno yaitu filsafat Pra-Sokratik. Terdapat di Yunani dengan 7 tokoh yang disebut Wiseman of Greece.
Kemudian mengenal filsuf Socrates, pendapat dan pemikirannya tentang filsafat sangat berjasa dan yang juga melahirkan seorang filsuf terkenal yang bernama Plato. Plato menggambarkan cara berpikir dan perspektif Socrates dalam banyak cara. Menurut Plato, manusia adalah makhluk ganda dengan tubuh yang berubah, tidak terpisah dari dunia fisik dan tunduk pada takdir.
Mempelajari tentang Ralisme Aristoteles. Ia disebut bapak "logika" karena pendapatnya yang lebih realistis dan pendekatan empiris. Mewakili ilmu alam dan mendukung pengembangan ilmu-ilmu khusus. Sebuah studi tentang Hellenisme abad pertengahan dengan pengaruh Plato dadan Aristoteles pada pemikiran filosofis Yunani. Periode ini ditandai dengan eratnya hubungan antara agama Kristen dan filsafat.
Hal yang menarik yang didapatkan belajar filsafat umum selama 7 pertemuan ini adalah mengetahui bahan penyusun alam semesta ini yaitu gabungan antara air, udara, tanah, dan api. Dan teori yang dikemukakan oleh Parmenides yaitu "yang ada itu tidak ada, yang tidak ada itu tidak ada, yang ada tidak mungkin tidak ada, yang tidak ada tidak mungkin ada". Kesimpulannya segala sesuatu yang ada yang ada itu pasti berasal dari sesuatu yang ada pula yang keberadaanya tidak diadakan oleh sesuatu yang ada yang lainnya. Jadi semua yang terjadi itu pasti bersebab dan semua yang ada didunia ini merupakan rangkaian dari sebab-sebab dan akan berakhir pada sebab yang tersebab. Sebab dari segala sebab yang sebab keberadaannya itu tidak bersebab.
Dengan mempelajari filsafaf umum, diharapkan mahasiswa mampu berpikir semakin kritis dan bisa membangun diri mahasiswa dengan berpikir secara Radikal.
Komentar
Posting Komentar